Mahasiswa Baru UBSI dan LP3I Siap Menjadi Mahasiswa yang Bersih dari Narkoba (Bersinar)

Mahasiswa Baru UBSI dan LP3I Siap Menjadi Mahasiswa yang Bersih dari Narkoba (Bersinar)

http://Langsakota.bnn.go.id, Menurut situs Wikipedia Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau kegiatan awal bagi setiap peserta didik yang menempuh jenjang perguruan tinggi.

Pada dasarnya, Ospek merupakan pintu ilmu bagi mahasiswa-mahasiswi. Pintu itu akan dibuka dan dicermati atau dipelajari secara saksama oleh mahasiswa-mahasiswi baru untuk memperdalam ilmunya. Bila dari pintunya saja sudah buruk, maka pola pikirnya bisa saja terus menduga bahwa di dalam pintu akan sama buruknya.

Selain itu Ospek juga merupakan kegiatan untuk memperkenalkan kampus kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini merupakan kegiatan institusional yang menjadi tanggung jawab Universitas untuk mensosialisasikan kehidupan di Perguruan Tinggi dan proses pembelajaran yang pelaksanaannya melibatkan unsur pimpinan universitas, fakultas, mahasiswa dan unsur-unsur lainnya yang terkait.

Ospek juga merupakan sarana untuk mencari bakat-bakat dari para calon mahasiswa yang masih tersembunyi. Selain itu, ospek juga merupakan sarana untuk saling beradaptasi agar bisa mengatur hidup mereka sendiri.

Selama sepekan kemarin BNN Kota Langsa mendapatkan undangan untuk mengisi kegiatan masa pengenalan Kampus. Pada Rabu (07/09) BNN Kota Langsa memberikan materi mengenai P4GN dan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para mahasiswa/mahasiswi bari Universitas BSI dan pada hari Jumat (09/09) BNN Kota Langsa melanjutkan sosialisasi mengenai P4GN di Politeknik kampus LP3I Langsa.

Sub Koordinator P2M BNN Kota Langsa Ridwan Jumiarsa yang merupakan pemateri sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh pihak kampus, menurutnya kegiatan sosialisasi P4GN dan bahaya penyalahgunaan narkoba ini merupakan hasl yang baik guna mencegah penyalahgunaan narkoba dilingkungan Kampus.

“saya mengucapkan terimakasih kepada kampus yang yang sudah peduli dan memberi porsi kepada kami guna melaksanakan shareing ilmu P4GN serta bahaya dari  penyalahgunaan narkoba dihadapan ratusan mahasiswa dan mahasiswi baru tahun ajaran 2022 ini” buka Ridwan.

lebih jauh Ridwan juga mengingatkan penyalahguna narkoba baik itu pemakai,pecandu maupun pengedar mayoritas berusia aktif produktif, dimana usia ini merupakan usia dari para pelajar dan para mahasiswa/mahasiswi.

“Menurut data yang kita (BNN) punya baik di Indonesia maupun di Langsa penyalahgunaan narkoba ini mayoritas usianya adalah usia produktif , antara 17-30 tahunan, jadi untuk para mahasiswa baru usia anda otomatis masuk kedalam usia yang rentan akan bahaya penyalahgunaan naroba. jadi harus tetap hati -hati ya, dan juga harus bisa membatasi diri baik dalam pergaulan yang kurang baik maupun dengan hal-hal yang kurang befaedah” tambah Ridwan.

Sebelum meninggalkan tempat sosialisasi Ridwan menitipkan sebuah pesan baik bagi para mahasiswa/mahasiswi  maupun kepada pihak kampus. “Mari kita sama-sama cegah penyalahgunaan narkoba dan apabila ada teman atau saudara yang sudah kadung menjadi korban dari penyalahgunaan narkoba sangat boleh untuk dibawa ke Kantor BNN Kota Langsa guna dilaksanakan rebahilitasi secara medih oleh orang-orang yang kompeten dan tentunya tanpa perlu mengeluarkan biaya seperpun alias Gratis” tutup Ridwan. (Sat)

Sumber : Mahasiswa Baru UBSI dan LP3I Siap Menjadi Mahasiswa yang Bersih dari Narkoba (Bersinar) (bnn.go.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *